Bertempat di Lapangan Radar AURI, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Wali Kota Depok Mohammad Idris dengan didampingi Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Depok, Ketua dan Wakil Ketua 1 TP PKK Kota Depok, Ketua MUI Kota Depok, Kepala Kantor Cabang Bank BJB dan Camat Cimanggis, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an Ke XIX, ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wali Kota diringi Beduk Rampak dari MTS Al-Husna Pimpinan Edi Suhaedi, Rabu (21/11/2018).

Acara dimeriahkan dengan pawai ta’aruf yang diikuti ribuan peserta mulai dari kafilah, ASN maupun warga yang menampilkan berbagai kesenian. Sebelum acara dibuka, berbagai persembahan juga turut menyemarakan acara, diantaranya persembahan qosidah dari Lasqi dan hadroh Kujang 1 Kostrad Brigif Para Raider 17, Kelurahan Pasir Gunung Selatan Pimpinan Serma Mumu. Dilanjutkan dengan Pelantikan Dewan Hakim oleh Ketua MUI Kota Depok.

Acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ananda Ifatul Malihah yang merupakan juara 1 pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 Cabang Musabaqoh Tilawah Putri. Usai lantunan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya dan persembahan Mars MTQ dari Paduan Suara K3S Kecamatan Cimanggis.

Dalam laporan yang disampaikan Asisten Hukum dan Sosial Setda Kota Depok Sri Utomo, selaku Ketua LPTQ Kota Depok mengatakan maksud kegiatan MTQ ialah untuk meningkatkan minat baca, pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an bagi masyarakat Kota Depok serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Selain itu, terselenggaranya acara ini juga dalam rangka menggali bakat dan potensi warga Kota Depok dalam pemahaman Al-Qur’an serta mengembangkan syiar islam kepada masyarakat Kota Depok,” terangnya.

Sementara itu, mengawali sambutannya, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa Kota yang Unggul, Nyaman dan Religius hakekatnya adalah pengejawantahan dari iman dan cinta kepada Al-Qur’anul Karim seperti yang tertuang dalam tema MTQ XIX Tingkat Kota Depok Tahun 2018. Dikatakannya, seperti ayat yang dibacakan ananda Ifatul Malihah yang artinya ‘kalaulah diturunkan Al-Qur’an pada sebuah gunung, maka engkau akan melihat gunung itu akan tunduk dan patuh kepada Allah SWT’.

Kenapa disebut gunung, Wali Kota menerangkan  bahwa secara implisit jika Al-Qur’an diturunkan kepada manusia, dan manusia tidak tunduk dan patuh kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan memerintahkan gunung  untuk memberi peringatan kepada manusia. Inilah yang kadang, kita mengaitkan bencana dengan dosa atau kesalahan manusia.

“Untuk itu kita juga ingin mensosialisasikan bahwa Unggul, Nyaman dan Religius bukan sekedar visi yang dibuat dari buah pikiran manusia semata, tapi juga diilhami dari ayat suci Al-Qur’an, bahwa dalam pembangunan bangsa dan Negara khususnya di Kota Depok, jangan sampai kita mengabaikan ajaran Al-Qur’anul Karim,” ungkapnya.

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya pembinaan kader qur’ani atau diistilahkan PKQ. “Contohnya tadi, ananda Ifatul Malihah, yang sebelumnya ikut dalam cabang Musabaqah Tilawah Putri, kali ini juga ikut dalam kategori remaja. Jika sampai pada tingkat provinsi atau nasional, masih harus terus kita bina untuk tetap membawa nama Kota Depok,” terangnya.

Siaran Pers

Depok, Rabu 21 November 2018

Sub Bagian Humas dan Dokumentasi

Sekretariat Daerah Kota Depok

 

Rokhmi Handayani Rahayu

 

 

Leave a comment