Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Depok Tahun 2019 yang telah berlangsung selama dua hari, resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Kamis (14/03/2019).

Mengawali sambutanya, Pradi berharap Musrenbang yang telah dilaksanakan dapat merealisasikan program-program yang memberikan nilai kemanfaatan bagi masyarakat. “Sebagaimana kita ketahui bersama, Musrenbang RKPD Kota Depok Tahun 2019 merupakan salah satu proses dalam rangkaian perencanaan program kegiatan yang akan dijadikan masukan dalam penyempurnaan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Depok Tahun 2020 yang akan menjadi pedoman dalam penyusunan KUA dan PPAS serta APBD Kota Depok Tahun 2020,” kata Pradi.

Dengan  kemampuan anggaran yang terbatas, tentunya tidak semua usulan kebutuhan dapat dipenuhi secara utuh menjadi program dan kegiatan, skala prioritas dan pengalokasian sumber-sumber pendanaan secara tepat akan menjadi bahan pembahasan dalam penyempurnaan perencanaan pembangunan. “Untuk itu, perlu pemahaman dari seluruh stakeholder dan jika memungkinkan untuk mencari sumber pendanaan lain seperti melalui kegiatan Coorporate Social Responsibility atau CSR,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan, Perangkat Daerah (PD) sudah harus mulai menyusun rencana operasional kegiatan dilengkapi dengan kerangka acuan kerja dengan analisis resikonya. “Sehingga di Tahun 2020 tidak lagi ditemukan kegiatan yang tertunda atau bahkan tidak dapat dilaksanakan, karena kita tidak mengantisipasi berbagai hambatan dan kendala yang mungkin akan timbul,” imbuhnya. Selanjutnya, Pradi mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama turut mengawasi serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kota Depok.

 

Siaran Pers

Depok, Kamis 14 Maret 2019

Sub Bagian Humas dan Dokumentasi

Sekretariat Daerah Kota Depok

 

Rokhmi Handayani Rahayu

 

 

Leave a comment