Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah saat mengalungkan name tag kepada perwakilan peserta Pelatihan Kerja Kota Depok Tahun 2026, di Aula Teratai, Gedung Balai Kota Depok, Rabu (24/06/2026).

Prokopim.depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok kembali menyelenggarakan pelatihan kerja berdasarkan kompetensi. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah secara resmi me-launching Pelatihan Kerja Kota Depok Tahun 2026 di Aula Teratai, Gedung Balikota Depok, Rabu (24/06/2026). Acara dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok Nessi Annisa Handari, serta para mitra pelatihan kerja dan juga professional trainer, Arief Budiana Jais.

Dalam laporannya, Kadisnaker menyampaikan bahwa para peserta pelatihan telah mengikuti proses seleksi yang telah dilakukan pada tanggal 8-11 Juni 2026. Dalam tahapan seleksi ini melibatkan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan mitra kerja yang kompeten dibidangnya, dengan legalitas lengkap dan berakreditasi baik. Para peserta dinilai berdasarkan kemampuannya pada tahap interview berupa pengetahuan, minat, motivasi bahkan psikotes dan rencana kedepan.

Pada tahun ini terdapat 4 jenis pelatihan , yaitu Pelatihan Barista, terpilih 20 orang peserta dari 62 orang pendaftar dan waktu pelatihan 9 hari bertempat di LPK Talenta Cipta Karya, Kecamatan Cipayung; Pelatihan Content Creator, terpilih 40 orang peserta dari 80 orang pendaftar dan waktu pelatihan selama 9 hari bertempat di LPK Digitalindo Academy, Kecamatan Cilodong; Pelatihan Menjahit, terpilih 20 orang peserta dari 36 orang pendaftar dan waktu pelatihan 9 hari bertempat di LPK Land, Kecamatan Sukamaja; dan Pelatihan Perbengkelan Roda 2 terpilih 20 orang peserta dari 60 orang pendaftar dan waktu pelatihan terlama yaitu 21 hari bersama LPK Prima bertempat di Beji. Sehingga total peserta Pelatihan Kerja Kota Depok Tahun 2026 sebanyak 100 orang.

Nantinya selain akan menambah skill, para peserta pelatihan akan mendapatkan uang saku dan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang kompeten.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah dalam sambutannya mengatakan, pengurangan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi salah satu tujuan Pemerintah Kota Depok memalui Dinas Tenaga Kerja.

“Oleh sebab itu, program pelatihan kerja vokasioanl, terutama untuk penciptaan pekerja terlatih dan wirausaha, menjadi salah satu strategi yang diharapkan melalui program ini, sehingga dapat mengatasi angka pengangguran di Kota Depok,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, program pelatihan kerja ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta, sehingga nantinya meningkatkan skil yang dapat di aplikasikan dalam dunia kerja atau usaha.

“Saya akan terus memantau pelatihan kerja ini untuk mengetahui dampaknya bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan para peserta,” tutupnya. Acara launching Pelatihan Kerja ditutup dengan paparan dari profesianal trainer yang mengusung tema “Level Up Your Future”.

Rabu, 24 Juni 2026

Sub Bagian Dokumentsi Pimpinan

Bagian Prokopim Setda Kota Depok

Rokhmi Handayani Rahayu

Leave a comment