Dengan mengucap basmallah, Wali Kota Depok Supian Suri membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kepemimpinan Camat dan Lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Depok. Bimtek yang terselenggara di Lorin Hotel Sentul akan berlangsung selama tiga hari, yaitu tanggal 10-12 Juni 2026.
Mengawali sambutannya, Pemimpin Kota Depok menghaturkan terima kasih kepada para Camat dan Lurah atas kerja-kerja yang luar biasa dalam melayani warga dengan berbagai dinamikanya. Kerja Camat dan Lurah juga tidak lepas dari dukungan PKK, karena itu dalam Bimtek hari ini, Ketua TP PKK Kota Depok, Siti Barkah Hasanah atau Cing Ikah juga hadir sebagai salah satu nara sumber.
Dalam kesempatan itu, Pemimpin Kota Depok menegaskan bahwa camat dan lurah wajib terjun langsung ke lapangan untuk menjaga kebersihan wilayah, bukan hanya menunggu laporan dari masyarakat. Kebersihan harus diawali dari lingkungan kantor pemerintahan dan lingkungan terdekat. “Tindakan langsung di lapangan juga dilakukan sebagai respon cepat terhadap masalah lingkungan, seperti pengerukan saluran air dan lain sebagainya,” kata Supian.
“Setiap pagi camat dan lurah harus memantau kondisi lingkungan. Silakan gunakan pakaian olahraga atau santai untuk keliling wilayahnya dan pastikan kebersihan dan ketertiban serta hal-hal lain yang harus diperhatikan dan diselesaikan. Maksimalkan potensi yang ada untuk membantu, seperti linmas, ormas serta Satpol PP,” tegas Wali Kota.
Supian juga meminta dan menetapkan hari jum’at menjadi hari kerja bakti. “Seluruh perangkat daerah harus turun ke lapangan melakukan kerja bakti karena kebersihan menjadi prioritas. Walau pun hari Jumat itu work from home (wfh) tapi harus diawali dengan kerja bakti dahulu,” ungkap Supian yanga akan menerapkan sistem penilaian kebersihan antar kelurahan secara berkala.
Sistem penilaian dimaksudkan untuk melihat dan mengkatagorikan kelurahan mana yang paling bersih dan yang masih perlu dibenahi, sehingga ada evaluasi dan semangat serta tanggung jawab untuk terus menjaga dan merawat wilayahnya. Tak hanya penilaian, sanksi juga akan diberikan kepada wilayah yang tidak menjaga kebersihannya. “Bisa jadi akan ada evaluasi terhadap tunjangan kinerja camat dan lurah bila wilayahnya tidak ditangani dengan baik. Bila ada yang keberatan, silakan ajukan mengunduran diri karena jabatan ini adalah amanah, dan akan ada konsekuensi yang mengikuti” tutur Supian.
Supian berharap, selain dapat mempererat silaturahmi, Bimtek ini bisa menjadi sarana untuk terus belajar dan membangun kekompakan serta kebersamaan sehingga bersama-sama bisa menjalankan tugas dengan lebih profesional dan mampu mewujudkan Kota Depok yang maju, Jabar Istimewa, dan Indonesia emas 2045.
Bogor, 10 Juni 2026
Sub Bagian Dokumentasi Pimipinan
Bagian Prokopim Setda Kota Depok
Siti Kholasoh
