
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, secara resmi meluncurkan Layanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Mawar yang berlokasi di lingkungan RW 16, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (04/06/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mendekatkan pelayanan masyarakat hingga ke tingkat rukun warga.
Dalam sambutannya, Chandra Rahmansyah menegaskan bahwa pelayanan dasar harus mampu menjangkau masyarakat secara merata melalui pendekatan yang partisipatif dan berbasis kebutuhan wilayah. Oleh karena itu, posyandu memegang peranan krusial sebagai garda terdepan pelayanan.
“Posyandu adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Penguatan posyandu merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh warga memperoleh akses terhadap layanan dasar secara merata dan berkelanjutan,” ujar Chandra.
Ia juga menambahkan bahwa pemerataan layanan ini merupakan wujud nyata dari implementasi sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat fungsi posyandu, Pemkot Depok terus mengalirkan berbagai kebijakan dukungan. Beberapa program yang telah berjalan seperti pemberian perljndungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para kader posyandu, pemberian insentif bagi kader, dukungan dana operasional posyandu serta lainnya guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya itu, pada tahun anggaran 2026 ini, Pemkot Depok juga mengalokasikan Dana RW sebesar Rp300 juta per RW. Anggaran ini dikucurkan untuk memperkuat pembangunan berbasis kewilayahan, sehingga proyek-proyek pemerintah dapat berjalan lebih tepat sasaran dan langsung menjawab kebutuhan mendasar warga.
Melalui program ini, Pemkot Depok menargetkan perluasan implementasi Posyandu 6 SPM secara bertahap di seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Depok, agar manfaatnya dirasakan langsung hingga ke lingkungan terkecil.
Salah satu fokus utama dari penguatan layanan ini adalah penurunan angka stunting secara signifikan. Menyelaraskan visi dengan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Chandra menginstruksikan para Camat dan Lurah yang hadir untuk mengawal ketat program ini.
“Harapan kita bersama melalui Posyandu 6 SPM ini adalah semakin menurunnya angka stunting. Kita bertekad bersama-sama membawa Depok menjadi kota yang zero new stunting,” pungkasnya.