Pemerintah Kota (Pemkot) Depok secara resmi memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Trilogi, Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma, dan Universitas Budi Luhur.

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama para pimpinan perguruan tinggi terkait dalam rangkaian kegiatan Apel Pagi di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (03/08/2026).

Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan apresiasi kepada Tim Pengawalan Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kota Depok yang telah menjembatani komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, baik yang berada di dalam maupun di luar Kota Depok.

Kerja sama ini menjadi pijakan awal bagi Pemkot Depok dalam menghadirkan Pusat Layanan Beasiswa Kuliah Kota Depok. Pusat layanan terpadu ini rencananya akan dipusatkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Depok untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi mengenai beasiswa perguruan tinggi secara transparan dan akuntabel.

“Langkah ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk memberikan ruang bagi anak-anak bangsa agar dapat melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Di Pemkot Depok saat ini belum ada perangkat daerah yang khusus menangani langsung bidang perguruan tinggi. Dinas Sosial memang ada, tetapi cakupannya terbatas untuk warga tidak mampu. Melalui pusat layanan di MPP, masyarakat maupun para orang tua yang mencari informasi peluang beasiswa, baik yang dibiayai negara, Pemkot, maupun perguruan tinggi dan pihak swasta bisa mendapatkannya di satu tempat,” ujar Supian Suri.

Pemimpin Depok mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak perguruan tinggi dan berbagai lembaga penyedia bantuan, sebenarnya terdapat banyak alokasi anggaran beasiswa serta program bantuan yang belum terserap secara maksimal.

Oleh karena itu, hadirnya sinergi antara Pemkot Depok, TP3D, dan perguruan tinggi melalui skema Tri Dharma Perguruan Tinggi diharapkan mampu menghimpun seluruh potensi bantuan tersebut agar tepat sasaran.

“Banyak alokasi beasiswa dari perguruan tinggi maupun lembaga lain yang selama ini belum dimaksimalkan. Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan seberapa banyak ruang yang bisa dimanfaatkan anak-anak kita untuk berkuliah tanpa harus terbebani biaya,” tambahnya.

Pemkot Depok menargetkan tahun ini sebanyak 500 anak mendapat beasiswa untuk dapat menempuh pendidikan tinggi secara gratis. Kemudian, di tahun depan ditargetkan sebanyak 1000 anak mendapatkan beasiswa.

Wali Kota juga mengatakan banyaknya lulusan SMA/SMK yang terhalang biaya untuk berkuliah sekaligus kesulitan menembus pasar kerja menjadi latar belakang utama gagasan ini.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi memiliki peluang karir yang relatif lebih luas di dunia kerja.
Selain kerja sama domestik, Pemkot Depok juga menjajaki kolaborasi internasional, termasuk peluang magang dan studi di luar negeri seperti dengan perguruan tinggi di Malaysia.

“Ini menjadi jembatan bagi anak-anak kita untuk menuntut ilmu maupun bekerja di luar negeri jika peluangnya terbuka lebar. Pemerintah hadir sebagai fasilitator agar masyarakat kita semakin sejahtera dan melahirkan generasi hebat yang melanjutkan perjuangan bangsa, terlebih menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia tahun ini,” tutup Supian Suri.

Sub Bagian Dokumentasi Pimpinan
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kota Depok

Oktavia Permatasari

Leave a comment