
Wali Kota Depok, Supian Suri, menghadiri Pembukaan Program Digital Leadership Academy (DLA) yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Aparatur Komunikasi dan Digital (Puspa Komdigi) berkolaborasi dengan LPP TVRI, bertempat di Studio Alam TVRI, Kota Depok, Senin (03/08/2026).
Acara turut dihadiri oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Angga Raka Prabowo, Direktur Utama LPP TVRI Tubagus Fiki C. Satari, Kepala Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi Dr. Ir. Noor Iza, serta jajaran Dewan Pengawas LPP TVRI.
Program DLA tahun ini mengusung tema “Empowering Leaders for a Digital Future: Memimpin Perubahan Mewujudkan TVRI Era Digital”. Program pelatihan kepemimpinan digital ini ditujukan bagi pimpinan dan calon pimpinan di lingkungan LPP TVRI untuk mengasah kapabilitas, mempercepat transformasi digital, serta mewujudkan lembaga penyiaran publik yang adaptif, modern, dan berdaya saing di era digital.
Dalam sambutannya, Wali Kota Depok menyampaikan rasa bangga atas digelarnya kegiatan tersebut di Kota Depok. Wali Kota mengenang Studio Alam TVRI seluas kurang lebih 30 hektare sebagai aset bersejarah dan ruang terbuka hijau yang sangat berharga bagi warga Depok.
“TVRI ini bukan hanya kebanggaan saat ini, tapi sejak saya kecil ini tempat wisata saya. Tempat ini melahirkan film-film legendaris seperti Aku Cinta Indonesia dan Rumah Masa Depan. Di sebelahnya ada danau yang indah. Ini menjadi ikhtiar para pendahulu kita dan ruang hijau takdir Tuhan yang diberikan untuk Kota Depok. Tugas kita adalah memaksimalkan ruang ini demi kebaikan kualitas udara dan air Kota Depok, sehingga kita bisa melahirkan generasi-generasi hebat,” ujar Supian Suri.
Di hadapan Wamen Komdigi dan jajaran pimpinan TVRI, Pemimpin Depok juga memaparkan berbagai program strategis Pemkot Depok di bidang pendidikan. Sebelum menghadiri pembukaan DLA, Wali Kota menyampaikan bahwa Kota Depok baru saja menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam hal perluasan akses beasiswa bagi masyarakat Kota Depok.
Dalam kesempatan tersebut, Supian turut menginformasikan sejumlah program strategis yang mendorong akses pendidikan di Kota Depok, diantaranya yaitu Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG), dimana Pemkot Depok telah menjalin kerja sama dengan 52 sekolah swasta setingkat SMP dan Tsanawiyah yang seluruh pembiayaannya ditanggung oleh Pemkot Depok.
Kedua, kerjasama dengan PAUD-TK, mengingat di Kota Depok hanya memiliki 2 TK Negeri, dalam memenuhi kebutuhan PAUD-TK, Pemkot Depok bermitra dengan 22 PAUD-TK.
Ketiga, Wali Kota menginformasikan dalam upaya peluasan akses pendidikan, melalui MoU dengan sejumlah Perguruan Tinggi, Pemkot Depok tahun ini menargetkan 500 beasiswa Perguruan Tinggi bagi masyarakat Kota Depok, beasiswa tersebut berasal baik dari APBD Kota Depok maupun hasil fasilitasi alokasi program Beasiswa Pemerintah Pusat.
Terakhir, Supian menuturkan Pemkot Depok aktif mendorong dan memfasilitasi para guru di Depok untuk menyelesaikan jenjang pendidikan S-1 dengan memanfaaatkan kuota beasiswa nasional.
“Pemerintah Daerah memang memiliki tanggung jawab wajib pada tingkat PAUD-TK hingga SMP, sementara perguruan tinggi ada di Pusat. Namun, banyak peluang beasiswa pusat yang bisa kita jemput bola. Kami menargetkan tahun ini 500 anak Depok mendapat beasiswa kuliah. Kebijakan Pusat kita fasilitasi di Daerah agar benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Supian Suri.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Depok menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Komdigi dan LPP TVRI atas kolaborasi yang terbangun, seraya berkomitmen untuk terus meningkatkan dukungan sinergis Pemkot Depok agar keberadaan TVRI dan program digitalisasi nasional makin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Sub Bagian Dokumentasi Pimpinan
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kota Depok
Oktavia Permatasari
