Peluncuran bersama program SWJ-MFT dan IKPN Jawa Barat di Kawasan Masjid At-Thohir, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Kamis (09/07/2026).

Prokopim.depok.go.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, menyelenggarakan peluncuran bersama Pariwisata Ramah Muslim, Smiling West Java Muslim Friendly Tourism (SWJ-MFT) dan Publikasi Capaian Pembangunan Kepariwisataan (IPKN) Jawa Barat. Kota Depok menjadi tuan rumah peluncuran program yang dirancang untuk membangun sektor pariwisata Jawa Barat yang berdaya saing serta berkelanjutan, berlangsung di Masjid Jami At-Thohir, Kecamatan Tapos, Kamis sore (09/07/2026).

Acara dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Plt Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Deputi Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Head of Research and Capacity Building Crecent Rating and Halal Trip, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Depok, Kadisporyata Kota Depok, penasehat yayasan At-Thohir, Camat Tapos dan Lurah se-Kecamatan Tapos.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami karena Kota Depok dipercaya menjadi tuan rumah peluncuran bersama program strategis pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengembangan Pariwisata Ramah Muslim sekaligus Publikasi Capaian Pembangunan Kepariwisataan berbasis data melalui IPKN Jawa Barat,” ucap Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengawali sambutannya.

Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas destinasi, kualitas pelayanan, tata kelola yang berbasis data, serta penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan.

“Pariwisata Muslim bukan berarti membatasi wisata, melainkan menghadirkan pelayanan yang memberikan rasa aman, nyaman, mudah dan berkualitas bagi wisatawan, khususnya wisatawan muslim, melalui penyediaan fasilitas ibadah, jaminan produk halal, kebersihan, keramahan, hingga pelayanan yang sesuai dengan nilai-nilai universal,” ungkapnya.

Keberadaan Masjid Jami At-Thohir sebagai lokasi kegiatan hari ini menjadi simbol bahwa nilai-nilai religius dapat berjalan seiring dengan kemajuan pariwisata, menghadirkan ruang yang nyaman bagi masyarakat sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengungkapkan bahwa peluncuran dua program ini menjadi penegasan komitmen Jawa Barat dalam mengembangkan sektor pariwisata yang inklusif, berkualitas dan berbasis data.

“Alhamdulillah, hari ini menegaskan kembali bahwa Jawa Barat memang daerah pariwisata berbasis syariah atau pariwisata ramah muslim. Hari ini juga diluncurkan IPKN atau data kepariwisataan nasional di Jawa Barat, karena segala sesuatu harus berbasis data,” ujarnya.

Dirinya berharap peluncuran SWJ-MFT dan IPKN dapat meningkatkan kualitas sektor pariwisata di Jawa Barat, termasuk penyediaan fasilitas ibadah yang semakin representatif di berbagai destinasi wisata.

Jum’at, 10 Juli 2026

Sub Bagian Dokumentasi Pimpinan

Bagian Prokopim Setda Kota Depok

Rokhmi Handayani Rahayu

Leave a comment