Peta dakwah membuat dakwah menjadi efisien, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan. Karena dalam peta dakwah tersusun lengkap informasi mengenai kondisi objektif unsur ataupun komponen dari sistem dakwah, baik raw (materi dakwah), input, konversi, output, feedback, maupun environmental (lingkungan).
Peta dakwah juga memudahkan kepada seluruh stakeholder dakwah untuk menemukan obyek, target, dan metode yang digunakan. Hal itu dijelaskan Wali Kota Depok Mohammad Idris saat membuka pelatihan penelitian dan penulisan buku peta dakwah di kota depok, Kamis (06/12/18). Pelatihan yang digagas oleh Komis Penelitian Pengembangan dan Pengkajian MUI Kota Depok, terselenggara di Aula Gd. Dakwah MUI Kota Depok.
“Dengan peta dakwah, penyelenggaraan dakwah menjadi lebih terkoordinasi antara para da’i (muballigh) yang satu dengan yang lain sehingga tidak terjadi tumpang tindih (overlapping) dakwah yang tidak diperlukan,” kata Idris.
Selamat mengikuti pelatihan, semoga dapat menghasilkan peta dakwah di Kota Depok. “Semoga peta dakwah ini nantinya menjadi salah satu kontribusi nyata dalam menyukseskan program dan perkembangan dakwah di Kota Depok,” harap Pemimpin Kot Depok. (olas)
Depok, 06 Desember 2018
Sub Bagian Humas dan Dokumentasi
Sekretariat Daerah Kota Depok
Walikota Mohammad Idris Membuka Pelatihan Penelitian dan Penulisan Buku Peta Dakwah di Aula Gd.Dakwah MUI Kota Depok. Kamis 6 Desember 2018.http://humas.depok.go.id/sukseskan-program-perkembangan-dakwah-dengan-peta-dakwah/Startik Sartika Nessi Annisa Handari Diskominfo Depok
Dikirim oleh HumasDokumentasi Depok pada Rabu, 05 Desember 2018