Dengan mengucap basmallah, Wali Kota Depok Supian Suri membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Lantai 10 Gedung Dibaleka 2, Selasa (14/04/26). Kegiatan yang mengusung tema ‘Peningkatan Daya Saing Daerah Menuju Depok Maju’, menghadirkan narasumber Wakil Kepala Badan Statistik RI.

Pemimpin Kota Depok mengatakan musrenbang ini untuk menyelaraskan usulan masyarakat dengan program pemerintah, serta mengintegrasikan prioritas daerah dengan pemerintah pusat untuk pembangunan tahun 2027 yang efektif dan tepat sasaran. Ada sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian, mulai dari pembangunan manusia, infrastruktur hingga tata kelola pemerintahan.

Terkait dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan melanjutkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) untuk jenjang SMP, Madrasah. “Kami juga akan memperluas akses pendidikan di tingkat PAUD dengan memanfaatkan PAUD-PAUD swasta untuk kerjasama mulai tahun ini. Nantinya, akan ada sekitar 33 PAUD yang tersebar di 11 Kecamatan yang akan bekerjasama dengan Pemkot Depok,” kata Supian menginformasikan, saat ini wajib belajar menjadi 13 tahun dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) akan dikeluarkan oleh PAUD/TK/RA.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menginformasikan tentang isu infrastruktur yang juga menjadi prioritas, terutama penanganan kemacetan, banjir, persampahan, dan lingkungan hidup. “Kami akan melanjutkan sejumlah proyek strategis untuk mengurai kemacetan, seperti pelebaran Jalan Raya Sawangan dan Jalan Muhtar, serta pembangunan lanjutan kawasan Jalan Pemuda dan jalan Engram. Pembangunan underpass Citayam juga akan direalisasikan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk mendukung proyek tersebut, anggaran pembebasan lahan disiapkan secara bertahap,” tuturnya.


Wali Kota juga menginformasikan bahwa Pemerintah Kota Depok akan membangun rumah kreatif anak istimewa, pemerataan layanan kesehatan termasuk layanan Puskesmaa gratis, serta program pemberdayaan ekonomi dan adanya kerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor terkait pengelolaan sampah yang akan diubah menjadi tenaga listrik. Untuk bidang ketenaga kerjaan, Pemkot Depok akan memperkuat kerjasama dengan Kementerian Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dalam menyalurkan tenaga kerja ke luar negeri, serta menggelar walk interview bersama perusahaan. “Mari kita perkuat kolaborasi untuk mewujudkan visi misi Kota Depok,” ajak Supian kepada seluruh perangkat daerah dan elemen masyarakat.

Depok, 14 April 2026
Sub Bagian Dokumentasi Pimpinan
Bagian Prokopim Setda Kota Depok
Siti Kholasoh

Leave a comment