Walikota Depok Supian Suri menerima kunjungan kerja Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI di Aula Edelweis Balai Kota Depok, Kamis (16/07/26). Kunjungan tersebut membahas optimalisasi potensi daerah untuk bersaing di tingkat global serta rencana kerja sama strategis dengan Belanda dalam pengembangan kawasan Depok Lama Heritage.
Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Husein Fadlulloh, beragendakan “Peran Diplomasi Parlemen untuk Pembangunan Kota Depok”. Dimana BKSAP siap menjembatani kerja sama internasional guna menjaga dan mengembangkan warisan sejarah Kota Depok agar semakin dikenal luas.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Depok sedang berupaya mengembangkan sister city, salah satunya dengan membuat kawasan Depok Lama Heritage melalui penguatan kerja sama dengan Negara Belanda. Menurutnya, sejarah dan warisan budaya yang masih terjaga di Kota Depok menjadi potensi diplomasi yang dapat dikembangkan bersama mitra internasional.
“Di Depok ada Kaum Depok yang dulunya biasa disebut dengan Bule Depok. Dimana ada peninggalan-peninggalan yang menjadi potensi sejarah dan budaya yang dimiliki Kota Depok,” kata Supian yang meminta BKSAP DPR Ri untuk mendukung dan menjembatani komunikasi dengan sejumlah kota di Belanda. Wali Kota juga akan menjadikan kunjungan ini sebagai langkah awal agar BKSAP dapat memfasilitasi kerja sama internasional bagi Pemkot Depok, termasuk membuka akses jejaring riset dengan parlemen negara sahabat dan menguatkan peran Diplomasi Parlemen untuk pembangunan Kota Depok.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua BKSAP DPR RI menyatakan kesiapannya. Kehadiran kami merupakan bagian dari komitmen BKSAP DPR RI untuk terus memperkuat jembatan antara parlemen dan pemangku kepentingan di daerah guna optimalisasi potensi daerah di Indonesia untuk dapat bersaing di tingkat global melalui berbagai kerangka kerja sama parlemen baik di tingkat internasional, regional, maupun bilateral.
Husein mengatakan, Kota Depok menjadi bagian dari diplomasi yang bisa kita kedepankan dengan negara Belanda, karena ternyata masih ada keturunan Belanda yang masih menetap di Kota Depok. Ada 12 keluarga dari keturunan Belanda dan sampai sekarang adat istiadat dan budayanya juga masih terjaga dengan baik. “Ini bisa menjadi diplomasi kita dengan salah satunya dengan negara Belanda. Sehingga keinginan Pemerintah Kota Depok bisa menjalin kerja sama dengan kota-kota yang ada di Belanda bisa terealisasi,” ujarnya.
Depok, 16 Juli 2026
Sub Bagian Dokumentasi Pimpinan
Bagian Prokopim Setda Kota Depok
